Sel. Jan 28th, 2020

GPIB "PETRA" JAKARTA

“Dan orang akan datang dari timur dan barat dan dari utara dan selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah” ( Lukas 13 : 29 )

Memurnikan Dan Membawa Sejahtera | Maleakhi 3 : 1 – 5

3 min read

“  Memurnikan Dan Membawa Sejahtera  “

Dalam setiap kunjungan pemimpin pusat ke daerah-daerah pastilah akan disambut dengan sebaik-baiknya, bahkan dipersiapkan tempat-tempat yang akan dikunjungi dengan segala cara supaya terlihat indah dan bersih. Setelah kunjungan selesai, tempat-tempat itu kembali kumuh dan jorok. Demikianlah apabila kunjungan kerja dilakukan diketahui sebelumnya. Lain halnya bila kunjungan yang dilakukan secara mendadak, maka akan kelihatan bagaimana keadaan aslinya yang jorok dan kumuh

Demikianlah kita memahami nubuat Maleakhi ini, disatu sisi menggambarkan situasi kerinduan akan kehadiran Juruselamat, yaitu Allah yang menyelamatkan, memuncak ditengah pergulatan penderitaan. Harapan itu sedemikian besar dan membuat banyak yang berputus asa dan ragu. Pada sisi lain ada orang yang tidak masalah dengan segala kejahatan dan dosanya, sebab Tuhan tidak bertindak apa-apa. Kata mereka, “Di manakah Allah yang menghukum?”. Sikap menantang ini langsung dijawab “Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya. Oleh karena itu, kedatangan Tuhan akan menjadi kejuta besar dalam hidup mereka. Tuhan akan datang untuk menyucikan kehidupan umat yang sudah bobrok oleh dosa, tidak seorangpun akan luput dari pemurnian ini. Dalam kehadiran-Nya yang memurnikan, tetapi sekaligus juga membawa damai sejahtera.

Dalam kehadiran-Nya untuk memurnikan dan membawa damai sejahtera itu, nyata melalui kedatangan Yesus Kristus yang hendak kita hayati kembali pada minggu Adven ini. Maka diharapkan bagaimana kita merespons dengan membuka diri dan hati kita untuk diproses dan dimurnikan. Khususnya dalam memperingtai hari AIDS, kita juga diajak untuk melihat bagaimana dampak dari penyakit yang mematikan ini, sehingga membuat kita dapat menjaga perilaku yang baik dan berkenan kepada-Nya. Kita juga diajak untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada, dengan menjadikan momentum adven sebagai pembaruan tekad untuk sungguh-sungguh menerima Yesus dalam hidup kita yang mau menyucikan dan menyatakan damai sejahtera.

 Saduran Sabda Bina Umat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<script data-ad-client=”ca-pub-0418830254734380″ async src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js”></script>